Masyarakat pencinta film nasional kembali bisa menikmati film "Di Bawah Lindungan Ka’bah" (DBLK) versi terbaru yang mulai ditayangkan Jumat di bioskop-bioskop nasional.
MD Entertaiment membuat Film bernuansa islami itu dengan mengambil latar belakang kota Padang, Sumatra Barat.
Film ini diangkat dari novel terkenal karya Buya Hamka dan pernah diproduksi tahun 1981 dengan sutradara Asrul Sani dengan menampilkan Cok Simbara dan Camelia Malik.
DBLK versi Asrul Sani itu menuai sukses di seluruh bioskop di Indonesia. Versi terbaru film Di Bawah Lindungan Ka’bah versi terbaru itu diproduseri Oleh Dhamoo Punjabi Manoj Punjabi dan disutradarai oleh Hanny R Saputra dengan menampilkan Laudya Cintya Bella (Zainab) dan Herjunot Ali(Hamid).
Film ini juga didukung oleh pemain legendaris tanah air seperti Didi Petet (Haji Ja?far), Widyawati (Nyonya Jafar), Jenny Rachman (Ibu kandung Hamid).
Selengkapnya...
Setelah sukses dengan dua film sebelumnya, kisah Nirina Zubir (Mae) bersama tiga orang sahabatnya Eman (Aming), Guntoro (Desta), dan Beni (Ringgo Agus) kembali berlanjut di 'Get Married 3'. Film yang kini disutradarai Monty Tiwa itu bercerita tentang babak baru dalam keluarga Mae.
Selain diarahkan oleh sutradara baru, pemeran suami Mae yang sebelumnya dimainkan Nino Fernandez juga digantikan oleh Fedi Nuril. Sosok Fedi dianggap lebih sesuai dengan cerita di 'Get Married 3'.
Babak baru dalam keluarga kecil Mae dan Rendy bermula saat pasangan tersebut diceritakan telah memiliki tiga orang anak. Keduanya sepakat untuk membesarkan tiga orang anaknya tanpa ada bantuan dari sahabat, dan keluarga. Istilah mereka, 'otonomi daerah dalam rumah tangga'.
Namun dalam perjalanannya, mengurus tiga orang anak bayi tidaklah semudah yang dibayangkan Mae dan Rendy. Mae pun sempat terkena sindrom baby blues yang membuatnya menjadi lebih sensitif dan labil.
Akhirnya keluarga dan sahabat Mae pun ikut melibatkan diri mengurus anak-anaknya. Dari situ lah kelucuan-kelucuan dan konflik terjadi.
Kepergian aktris belia Cinta Laura untuk melanjutkan kuliah di New York, Amerika Serikat, hanya tinggal beberapa hari lagi. Jika tak ada hambatan, pada 13 Agustus mendatang dia segera bertolak ke Negeri Paman Sam untuk melanjutkan pendidikannya di Columbia University.
"Aku berangkat 13 Agustus ke New York. Tapi, baru mulai 25 Agustus aku sekolah," jelas Cinta saat ditemui di Kantor Kemenbudpar kemarin (5/8). Dara berusia 17 tahun itu menuturkan, dirinya akan mengambil dua jurusan, yakni psikologi dan ilmu politik. Dua jurusan tersebut akan ditempuh selama empat tahun. Dia sengaja memilih dua jurusan itu karena ingin melanjutkan kuliah S-2 jurusan hukum.