
Pemuda minang yang berbakat tentu memiliki sebuah karya dalam memajukan kebudayaan, itupun tidak hanya dalam karya fisik, tapi juga dalam karya yang tercipta dalam kegiatan sosial mengembangkan nilai-nilai budaya minangkabau. Budaya Minangkabau merupakan sebuah budaya yang berkembang di Minangkabau serta daerah rantau Minang. Hal ini merujuk pada wilayah di Indonesia meliputi propinsi Sumatera Barat, bagian timur propinsi Riau, pesisir barat propinsi Sumatera Utara, bagian timur propinsi Jambi, bagian utara propinsi Bengkulu, pesisir barat daya propinsi Aceh, dan Negeri Sembilan, Malaysia. Berbeda dengan kebanyakan budaya yang berkembang di dunia, budaya Minangkabau menganut sistem matrilineal baik dalam hal pernikahan, persukuan, warisan, dan sebagainya.
Dalam kegiatan “halal bihalal” bulan syawal 1432 H yang bertepatan hari sabtu tanggal 10 September 2011 pada pukul 14:00 berlokasi di Rumah Makan Lubuk Idai Khatib Sulaiman Padang, telah membentuk sebuah kesepakatan perwakilan pemuda minang yang aktif dalam Cyber(maya) bahwasanya dengan potensi yang kita miliki masing-masing, maka akan kita lahirkan kebudayaan minang yang berkarakter baliak ka Surau dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini.
Halal bihalal ini yang diadakan oleh praktisi pemuda minang ini dihadiri lebih kurang 32 orang, tentu hal ini akan menjadi motivasi dalam kebersamaan dalam merintis sebuah visi yang akan disepakati yang tertuang dalam sebuah website www.minangcyber.com. Website ini juga sebuah portal media online yang memuat berita dalam Ranah minang, tentunya juga ditulis dan di sunting oleh anggota Minang Cyber yang terangkup dalam sebuah nama “Minang Cyber Community”. Pada kegiatan ini dapat dikutip hasil wawancara kami dengan Ketua Umumnya yang pada kesempatan itu baru di pilih dan disahkan menjadi Pimpinan dalam Komunitas Minang Cyber “Jafni Jack” yang menuturkan; “Apa salahnya kita kembangkan budaya minangkabau ke seluruh penjuru dunia dengan potensi yang telah kita miliki, terutama dengan memanfaatkan teknologi yang telah berkembang maju pada zaman sekarang ini”. Seperti tuturan ketua umum itu tidak menyurutkan minat dan bakat para pemuda minang melahirkan semangat baru dalam memajukan kebudayaan.
Hal ini juga didukung oleh tim Security admin Boy Willianto yang pada kesempatan itu juga hadir dan kami wawancarai dengan memaparkan, “Bagi saya dengan mengembangkan website ini sudah barang tentu potensi yang memberikan semangat pemuda minang untuk saling berkomunikasi, dan saling memberi informasi”, paparannya. Kemudian di sambung pula oleh praktisi Minang Cyber yang bernama Adek aka Afdal Huda mengatakan; “mari kita buat kemitraan yang menarik minat sponsor dalam mengembangkan budaya minang dengan potensi yang ada pada Web portal kita ini”, katanya. (Hendry/PDG)